Berau Bentuk Unit Khusus untuk Berantas Sampah Objek Wisata

Berau Bentuk Unit Khusus untuk Berantas Sampah Objek Wisata
Ilustrasi Pulau Maratua. Foto: Berau Post/JPNN

Zulkifli mengatakan, promosi itu harus diimbangi dengan menciptakan kawasan yang nyaman.

“Saat ini kan pemerintah fokus dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Ini yang harus kami dukung dalam mewujudkan Kabupaten Berau yang bersih sehingga memiliki kesan bagi wisatawan,” jelas Zulkifli.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo meminta masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

“Kebersihan di destinasi wisata akan menjadi nilai tambah dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Hal itu bisa berdampak pada peningkatan penghasilan masyarakat,” ujar Agus.

Selama ini, Agus sering menjumpai sampah berserakan di beberapa tempat. Menurut dia, hal itu tak bisa dibiarkan karena akan membuat wisatawan memiliki kesan buruk terhadap objek wisata di Berau.

“Jika objek wisata bersih, pengunjung tidak akan jera untuk kembali,” imbuh Agus. 

Menpar Arief Yahya membernarkan bahwa kebersihan itu sangat penting dalam pariwisata.

"Healty and hygiene kita dalam World Travel and Tourism Competitiveness Index (WTTCI) yang di peringkat oleh World Economic Forum masih di bawah, masih merah! Kita nomor 108 dari 136 negara, kita kalah dari Malaysia (77), Singapura (62) dan Thailand (90)," sebut Arief Yahya.

Kekompakan instansi-instansi pemerintah di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menjaga destinasi wisata layak dicontoh daerah lain.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News