Bercinta dengan Robot Bakal Jadi Tren Masa Depan? Pakar Etika Ini Berharap Demikian

Bercinta dengan Robot Bakal Jadi Tren Masa Depan? Pakar Etika Ini Berharap Demikian
Harmony RealDoll produksi Abyss Creations dipamerkan pada acara AVN Adult Entertainment di Las Vegas, Amerika Serikat pada 2020 lalu. Boneka bermesin itu adalah contoh teknologi terkini yang paling mendekati robot seks. Foto: Ethan Miller / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP

"Manusia pada dasarnya menginginkan variasi, dan ini juga yang mendorong kemajuan dalam hidup dan karier kita - dengan memilih yang sulit daripada yang mudah," jelasnya.

Selain itu, kata MacArthur, manusia menginginkan hasratnya mendapat respons setimpal, sesuatu yang tampaknya sulit dilakukan robot secara meyakinkan.

Meski robot sudah menjadi kenyataan, belum ada teknologi untuk membuatnya jadi partner bercinta yang layak bagi manusia. Hal terdekat yang ada saat ini adalah semacam boneka seks

Bagi MacArthur, stigma tentang robot seks berbahaya karena menjadi penghambat penelitian.

"Saya pikir itu bisa menjadi masa depan yang sangat menarik. Kita juga bisa tidak membahasnya sama sekali, atau melakukan itu dengan pemikiran yang sangat sempit, maka hasilnya adalah kita akan terjebak dalam pergerakan yang sangat lambat dan masa depan yang sangat tidak menarik."

Realitanya, cukup banyak yang bisa menerima ide robot seks.

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, dua dari lima orang mengatakan mereka terbuka untuk gagasan bercinta dengan robot.

Faktanya lebih banyak orang lebih memilih untuk berhubungan intim dengan bot seks (37,5 persen) daripada melakukan hubungan seks bebas dengan kekasih manusia (30,1 persen). (The Sun/dil/jpnn)

Kemajuan teknologi dan obsesi manusia terhadap seks membuat bercinta dengan robot hampir dipastikan bakal jadi salah satu aktivitas manusia di masa depan


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber The Sun

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News