Berdayakan Potensi Anak Muda, Kemnaker Menyosialisasikan Talent Corner di Surakarta

Jumat, 11 Juni 2021 – 18:42 WIB
Berdayakan Potensi Anak Muda, Kemnaker Menyosialisasikan Talent Corner di Surakarta - JPNN.com
Plt. Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan Binalatvoktas Kemnaker Muchtar Aziz dalam Talent Corner di Surakarta. Foto: Kemnaker

jpnn.com, SURAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan menyosialisasikan Talent Corner untuk memberdayakan dan meningkatkan peran talenta muda dalam pembangunan, khususnya di bidang ekonomi.

Plt. Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan Binalatvoktas Kemnaker Muchtar Aziz mengatakan nantinya Talent Corner akan menjadi program yang memetakan potensi anak muda di daerah, sehingga dapat diberdayakan dan dikembangkan.

"Berbagai tahapan komprehensif perlu dilakukan dalam pemetaan talenta, pengembangan skill, dan match making yang mempertemukan talenta muda dengan komunitas serta jaringan profesional agar dapat berkolaborasi bersama," kata Muchtar saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pemetaan Potensi Kebutuhan Talenta Muda dan Talent Talks di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (11/6)

Muchtar Aziz mengatakan Kemnaker berkomitmen untuk terus memfasilitasi talenta-talenta muda melalui pengembangan kewirausahaan serta peningkatan pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri.

Menurutnya dengan diberdayakannya talenta muda, maka angka pengangguran dari kalangan pemuda dapat ditekan.

Sebagaimana diketahui, saat ini tingkat pengangguran anak muda di Indonesia masih termasuk yang tertinggi dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia.

Oleh karena itu, Muchtar Aziz menyebutkan, pengembangan talenta muda ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi minat dan potensi diri melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan.

"Ini terjadi karena kurangnya relevansi ketrampilan yang dihasilkan dengan permintaan pada pasar kerja. Sehingga pemataan melalui Talent Corner ini diharapkan dapat menekan mismatch tersebut," tutur Muchtar Aziz.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...