Berita Duka dari Situbondo

Berita Duka dari Situbondo
Sebaran pasien COVID-19 di Kabupaten Situbondo. Foto: Novi Husdinarianto/Antara

jpnn.com, SITUBONDO - Setelah beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Elizabeth Situbondo, seorang pasien terkonfirmasi positif mengidap virus Corona di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, meninggal dunia, Jumat (12/6).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Situbondo Dadang Aries Bintoro mengatakan, pasien yang meninggal dunia itu tertulari dari Klaster Desa Olean, Kecamatan Kota Situbondo.

"Pasien Corona meninggal dunia pada hari ini, laki-laki inisial IR (57), warga Desa Olean. Dia meninggal di RS Elizabeth pada pukul 09:30 WIB, dan selanjutnya saat ini dibawa ke RSUD dr Abdoer Rahem guna persiapan pemulasaraan," ujarnya.

Sesuai protokol kesehatan penanganan COVID-19, ujar Dadang, pemulasaraan jenazah pasien corona dilakukan forensik di rumah sakit milik pemkab setempat, dan selanjutnya pada hari ini pula dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Olean.

Menurut dia, pasien corona meninggal dunia Klaster Desa Olean tersebut telah dirawat sejak 26 Mei 2020 di RS Elizabeth dan pada 3 Juni 2020 ditetapkan sebagai pasien positif COVID-19 setelah hasil tes usap (swab test) diterima gugus tugas setempat. Diketahui bahwa IR juga mempunyai penyakit penyerta yakni jantung.

"Sampai dengan hari ini, jumlah pasien positif terinfeksi COVID-19 meninggal dunia tercatat sebanyak enam orang, dari jumlah keseluruhan pasien positif di Situbondo sebanyak 73 orang," ucapnya.

Dadang menjelaskan bahwa sebelumnya jumlah pasien positif Coronavirus Disease 2019 di Situbondo tercatat 75 orang, karena terdapat dua pasien positif asal Jember yang juga masuk data Situbondo.

"Sejak Kamis (11/6) kemarin, kesalahan data pasien corona Situbondo sudah diperbaiki menjadi 73 orang, begitu pula data provinsi dan pusat juga sudah diubah," katanya. (antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Pasien Corona yang meninggal dunia itu tertulari dari klaster Desa Olean, Kecamatan Kota Situbondo.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News