JPNN.com

Berita Duka, Patrick Day Meninggal Setelah 4 Hari Menderita Cedera Otak

Kamis, 17 Oktober 2019 – 08:50 WIB Berita Duka, Patrick Day Meninggal Setelah 4 Hari Menderita Cedera Otak - JPNN.com
Patrick Day dibawa keluar ring setelah dipukul KO dalam pertarungan melawan Charles Conwell. Foto: Dylan Buell/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP

jpnn.com, CHICAGO - Berita duka datang dari dunia tinju internasional. Petinju Amerika Serikat Patrick Day mengembuskan napas terakhir, Rabu (16/10) setelah menderita cedera otak serius saat kalah KO (knock out) dari Charles Conwell akhir pekan lalu.

Promotor Lou DiBella dalam pernyatannya menyebutkan, petinju kelas welter super berusia 27 tahun itu telah menjalani operasi darurat setelah dipukul KO oleh Conwell, Sabtu (12/10) lalu di Wintrust Arena, Chicago.

"Atas nama keluarga Patrick, tim dan mereka yang dekat dengannya, kami berterima kasih untuk doa-doa, ungkapan dukungan dan curahan cinta bagi Pat yang sudah begitu nyata sejak cederanya," kata DiBella seperti dikutip AFP.

Day, yang mengalami koma menyusul operasi di rumah sakit Northwestern Memorial, meninggal dikelilingi oleh keluarga dan teman-teman. Petinju Amerika itu sudah tidak sadarkan diri sejak dari ring dan dibawa menggunakan tandu pada Sabtu setelah kalah KO pada ronde ke-10.

Conwell, atlet Olimpiade AS pada 2016, menjatuhkan Day pada ronde keempat dan kedelapan dan kemudian mendaratkan tangan kanannya pada ronde ke-10 yang menyebabkan Day jatuh.

Beberapa detik kemudian Conwell mengguncang Day dengan hook kiri kuat yang berakibat Day jatuh ke belakang dan kepalanya memantul pada kanvas. Wasit Celestino Ruiz menghentikan pertarungan pada satu menit, 46 detik ronde tersebut.

Day berbaring di kanvas selama beberapa menit mendapat perawatan medis sebelum dibawa keluar dari ring. Day setidaknya adalah petinju ketiga yang meninggal karena cedera yang diderita di atas ring tahun ini.

Petinju Argentina Hugo Santillan meninggal pada Juli setelah pertarungan di San Nicolas, di utara Buenos Aires. Kematian Santillan terjadi hanya dua hari setelah petarung Rusian Maxim Dadashev meninggal karena cedera otak yang diderita dalam pertarungan di Maryland.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adek