Berkat Video Ketakutan Terbesar Pemakai Kartu

Berkat Video Ketakutan Terbesar Pemakai Kartu
Firman Azhari saat mengikuti babak final Cyber Security for The Next Generation di London, bulan Juni lalu. Foto: Kaspersky Academy

Firman mulai melakukan riset pada akhir 2012. Dia membeli perangkat smartphone terbaru dan e-reader untuk membaca sejumlah kartu berbasis NFC. Menurut Firman, mempelajari sistem NFC tidak terlalu sulit. "Yang rumit mempelajari kartu-kartunya. Butuh waktu lama," ujarnya.

Dalam riset itu Firman membuat sebuah aplikasi yang bisa mengidentifikasi tingkat keamanan berbagai kartu NFC di Indonesia. Aplikasi itu mampu digunakan untuk mem-benchmark (mengukur) seberapa besar tingkat keamanan kartu-kartu tersebut.

"Dari penelitian saya itu, ternyata ada kartu yang sistem keamanannya gampang dijebol," kata Firman tanpa bersedia menyebutkan kartu yang dimaksud.

Di tengah kesibukannya melakukan riset, Firman mendapat informasi di milis yang diikutinya bahwa ada kompetisi Kaspersky Cybersecurity For The Next Generation 2013. Awalnya, kompetisi itu untuk tingkat regional Asia-Pasifik pada Maret lalu.
Dari informasi itulah Firman tertarik mengikutkan karyanya. Dia lalu mengirimkan konsep karyanya ke panitia di Singapura.
Lomba yang dilangsungkan di National University of Singapore (NUS) pada 21-23 Maret itu diikuti 180 peserta dari berbagai negara. Namun, hanya 16 karya yang dinyatakan lolos ke babak final. Salah satunya karya Firman.

Dalam presentasinya Firman tidak hanya menggunakan kartu NFC Indonesia. Dia juga memakai kartu mahasiswa Malaysia yang dibenami fitur NFC.

"Kartu mahasiswa Malaysia itu juga rentan terhadap pembobolan," katanya.

Buktinya, Firman berhasil "mencuri" isi datanya. Selain berfungsi sebagai kartu mahasiswa, kartu tersebut ternyata dapat dipakai sebagai tiket elektronik untuk bus dan kereta api.

"Saya tidak hanya menunjukkan kelemahan kartu NFC itu, tapi juga memberikan solusi bagaimana meningkatkan keamanannya," tuturnya.

Riset sederhananya tentang sistem keamanan kartu berbasis NFC (near field communication) mendapat pujian para juri di London. Sebab, dia mampu menunjukkan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News