Kamis, 22 Agustus 2019 – 09:37 WIB

Bisa Deal di Doha

Sabtu, 24 Desember 2011 – 07:21 WIB
Bisa Deal di Doha - JPNN.COM

SELAIN pelatih, Paris Saint Germain (PSG) juga fokus berburu bintang baru.  Nama David Beckham masuk dalam urutan teratas pemain yang harus digaet.  Demi mendapatkan tanda tangan Beckham, PSG akan menemui Beckham di Doha, Qatar.  Ini karena Beckham dijadwalkan menghadiri turnamen tenis Qatar Terbuka di Doha pada 2-8 Januari tahun depan.

Berdasarkan sumber AFP dari internal Qatar Sports Invesment (QSI), PSG memang menjadikan momen itu untuk memastikan Beckham segera meneken kontraknya. Kebetulan, pemusatan latihan musim dingin PSG ditempatkan di Doha pada 1-5 Januari nanti.

Presiden Asosiasi Tenis Qatar Nasser Al-Khelaifi juga dianggap punya andil mendatangkan Beckham ke Doha. Al-Khelaifi sendiri termasuk petinggi QSI. Makanya, tidak heran, banyak yang mengaitkan kedatangan Beckham itu dengan kepastiannya memilih PSG.

PSG menawarkan gaji yang menggiurkan. Beckham akan menerima kontrak berdurasi 18 bulan dengan gaji setiap bulannya sebesar 800 ribu euro (Rp 9,4 miliar). Itu sudah bersih dari potongan pajak.

Bayaran itu 300 ribu lebih banyak dibandingkan bintang PSG saat ini, Javier Pastore. Sebagai catatan, bayaran Pastore sudah terbesar di Prancis. Playmaker 22 tahun asal Argentina itu juga tercatat sebagai pembelian termahal di Ligue 1 kala diboyong dari Palermo Agustus lalu dengan Rp 501 miliar.

Bila terlaksana, maka Beckham akan langsung diperkenalkan di Doha dan bergabung dengan rekan-rekannya di pemusatan latihan musim dingin. Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu berpeluang tampil ketika PSG bertarung melawan AC Milan pada laga uji coba di Dubai, Uni Emirates Arab (UEA) 4 Januari nanti.

"Yang menjadi kendala bagi negosiasi Beckham dengan PSG adalah masalah keluarga." Demikian keterangan sumber PSG kepada Sportinglife.  Untuk mengatasi kendala tersebut, PSG berjanji mengurus sekolah untuk tiga anak Beckham, yakni Brooklyn, 12, Romeo, 9, dan Cruz, 6. Biayanya ditaksir mencapai 20 ribu euro (Rp 236 juta) pertahun untuk setiap anak. (ham/bas)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar