Bjorka Shinta

Oleh: Dahlan Iskan

Bjorka Shinta
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

"Sebelum itu terlalu banyak yang menyerbu telepon, email, dan alamat saya. Sekarang semua saja silakan masuk ke platform itu," kata Shinta.

Kebutuhan utama start up kita adalah modal. Mereka memerlukan venture capital. Lewat platform itu Shinta menghubungkan mereka ke venture capital dunia.

"Start up kita itu 1.000 lebih. Yang sudah terhubung ke venture capital baru sekitar 200," katanyi.

Shinta sendiri ikut investasi di banyak start up. Sebagian gagal. Tidak bisa berkembang. Shinta rugi banyak. Tapi ada juga yang berhasil. Misalnya Get Well yang bergerak di bidang kesehatan.

Juga Together, aplikasi olahraga. Banyak orang ingin yoga, atau boxing, atau apa saja. Lalu cari teman. Cari tempat. Lewat aplikasi Together.

Begitulah. Saya benar-benar tidak jadi menulis tentang Bjorka. Anda pun pasti lebih senang membaca tentang Shinta. (*)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Berita Selanjutnya:
Tinta Elizabeth

Begitulah. Saya benar-benar tidak jadi menulis tentang Bjorka. Anda pun pasti lebih senang membaca tentang Shinta.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News