BMKG Luncurkan Radar Cuaca di Stasiun Meteorologi Sintang

BMKG Luncurkan Radar Cuaca di Stasiun Meteorologi Sintang
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo (kiri) dan Bupati Sintang, Jarot Winarno (kanan) . Foto: Istimewa for JPNN

jpnn.com, SINTANG - BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) resmi meluncurkan radar cuaca di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Gedung dan Operasional Radar Cuaca Sintang diresmikan langsung Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo dan Bupati Sintang, Jarot Winarno. Peresmian dilaksanakan di Kompleks Bandara Tebelian Sintang, pada Kamis (16/8).

Deputi Mulyono menyampaikan, BMKG mempunyai target untuk membangun stasiun pengamatan di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami ingin membangun stasiun pengamatan di kabupaten dan kota seluruh Indonesia. Pembangunan Gedung Radar Cuaca di kawasan Bandara Tebelian Sintang telah dimulai sejak 2017 lalu. Radar cuaca Sintang merupakan radar cuaca milik BMKG yang ke-41 dari 60 radar cuaca yang diperlukan di wilayah Indonesia. Radar ini adalah radar jenis C-band Dual Polarisasi, yaitu radar yang dapat memancarkan dan menerima gelombang mikro (mikrowave) secara vertical dan horizontal. Teknologi radar cuaca Sintang adalah yang terbaru dan digunakan pertama ini kali di Bandara Tebelian ini” tutur Mulyono dalam keterangan tertulisnya.

Dijelaskan, radar cuaca ini mampu mendeteksi fenomena cuaca dan non cuaca. Fenomena cuaca seperti hujan, badai, petir, salju dan butir es, sementara dan fenomena non-cuaca seperti asap, dan abu vulkanik. Dengan teknologi terbaru, memiliki jangkauan wilayah hingga radius 240 km dan dengan interval waktu pelaporan setiap 10 menit.

“Ini sangat baik untuk pemantauan potensi hujan secara real time , sehingga sangat berguna dalam proses pembuatan informasi peringatan dini cuaca ekstrem. Jika radar cuaca bisa memprediksi cuaca lebih detil dan akurat, maka dapat menghindari kerugian pembangunan akibat faktor cuaca ekstrim,” terangnya.

Mulyono berharap radar cuaca tersebut bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Saya berharap keberadaan radar cuaca di wilayah ini dapat memberikan konstribusi positif baik bagi masyarakat maupun terhadap pemerintah. Prediksi cuaca sangat penting untuk nelayan, petani, peternak, dan pariwisata. Keempat sektor tersebut adalah kunci pemerintah dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan laju investasi, serta upaya peningkatan keselamatan masyarakat secara keseluruhan," papar Mulyono.

BMKG meresmikan radar cuaca di Kabupaten Sintang, Kalbar, yang merupakan radar ke-41 yang dimiliki BMKG.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News