BMKG Membuat Prakiraan Cuaca Khusus di Jalur Utama Mudik

BMKG Membuat Prakiraan Cuaca Khusus di Jalur Utama Mudik
Pemudik yang melewati tol Cipali mengalami lonjakan yang cukup signifikan, Rabu (21/6). Di pintu exit Palimanan, kendaraan mengalami kemacaten hingga 3 km. Foto: Ilmi Yanfa Unnas/Radar Cirebon/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membuat prakiraan khusus cuaca di jalur utama dan alternatif mudik.

Peta tersebut mulai dipublikasikan pekan lalu. Pemudik bisa menjadikan peta yang juga dapat diunduh via aplikasi BMKG itu sebagai panduan.

Pagi kemarin terlihat dalam peta tersebut Surabaya, Bangkalan, dan Lamongan hujan lokal. Sedangkan hujan ringan tercatat jalan utama jalur Lumajang, Jember, Situbondo. Sementara di kawasan lainnya terpantau cerah hingga berawan.

Kemudian pada siang hingga jelang malam terpantau hampir semua wilayah di Jatim itu hujan. Seperti di Surabaya, Mojokerto, Nganjuk, hingga Madiun.

Di wilayah timur Jatim juga tercatat hujan. Diantaranya Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi.

Humas BMKG Hary T. Djatmiko menuturkan para pemudik diharapkan bisa waspada dengan cuaca.

Sebab, meskipun sudah memasuki musim kemarau, tapi sifat hujan masih dalam kategori normal hingga diatas normal. "Potensi hujan di beberapa daerah cukup tinggi. Pemudik harus waspada," ujar dia.

Peta prakiraan jalur mudik nasional itu bukan hanya mencakup wilayah Jawa saja. Tapi, hingga Bali, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, hingga Papua.

Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membuat prakiraan khusus cuaca di jalur utama dan alternatif mudik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News