Borneo FC vs Arema FC: Diwarnai 2 Kartu Merah, Pesut Etam Gunduli Singo Edan

Borneo FC vs Arema FC: Diwarnai 2 Kartu Merah, Pesut Etam Gunduli Singo Edan
Duel antara Borneo FC(jersei oranye) vs Arema FC (jersei merah-biru). Foto: Piala Presiden

Seakan tak puas dengan keunggulan satu gol, Borneo FC berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-6. Umpan dari Stefano Lilipaly mampu dimaksimalkan kembali oleh Hardianto dengan sundulannya.

Brace pemain yang pernah memperkuat Arema FC itu membuat papan skor berubah 2-0 keunggulan Pesut Etam -julukan Borneo FC-.

Arema FC yang mencoba untuk menyamakan kedudukan belum mampu menceploskan bola sampai babak pertama usai.

Hanya dua peluang yang bisa didapatkan Singo Edan, masing-masing dari Bagas Adi pada menit ke-10 dan Irsyad Maulana (39')

Arema FC berbenah pada babak kedua. Strategi lebih menyerang dilancarkan. Pergantian pemain pun dilakukan untuk mendukung strategi itu. Hasilnya, Singo Edan bisa beberapa kali mengancam gawang Borneo FC.

Sayang, eksekusi yang kurang matang membuat peluang tersebut terbuang percuma. Setelah itu, saling serang dilakukan kedua tim, tetapi belum ada gol tercipta sampai menit ke-80.

Arema FC sejatinya mendapat sedikit keuntungan karena satu pemain Borneo FC, Leo Guntara mendapat kartu merah pada menit 83'.

Leo tampak sengaja melanggar keras pemain Singo Edan dan melepaskan tendangan layaknya jago kungfu.

2 kartu merah mewarnai laga Borneo FC vs Arema FC. Pesut Etam berhasil gunduli Singo Edan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News