BOS Afirmasi dan Kinerja Kurangi Beban Finansial Sekolah Swasta

BOS Afirmasi dan Kinerja Kurangi Beban Finansial Sekolah Swasta
Siswa belajar secara daring. Ilustrasi Foto: JPNN.com

Lebih lanjut dikatakan Romo Darmin, untuk membantu guru-guru honorer, terutama di daerah luar Jawa, atas kerja sama Komisi Pendidikan KWI dan Karina Indonesia, ada subsidi dana untuk para guru.

Mekanismenya adalah usulan disampaikan langsung oleh sekolah, atas sepengetahuan pihak Keuskupan setempat. Hal ini sedang dalam proses seleksi setelah sekolah-sekolah mengajukan proposal.

"Sekolah sekolah kami juga menggerakkan dana solidaritas dan sumbangan dari para donatur. Dan, dari pemerintah melalui dana BOS. Makanya kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang memberikan kebijakan penyaluran dana BOS afirmasi dan kinerja bagi sekolah swasta," bebernya.

Senada itu Ketua Umum Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi memberikan respon positif terhadap kebijakan Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang memberikan bantuan operasional sekolah (BOS) afirmasi dan kinerja bagi sekolah swasta.

Menurut dia, keputusan yang diambil ini cukup berguna apalagi di tengah pandemi COVID-19, tidak mudah mengelola sebuah sekolah atau institusi pendidikan baik itu negeri maupun swasta.

"Perlu menjadi perhatian adalah bagaimana pengelolaan dana tersebut benar-benar bisa dipertanggungjawabkan sesuai aturan, tepat guna dan membawa manfaat bagi masyarakat yang seharusnya menjadi tujuan akhirnya," kata Adri.

Dia menambahkan, pihak sekolah juga memberikan kebijakan kepada siswa yang orangtuanya terdampak COVID-19. Dengan adanya kebijakan BOS afirmasi dan kinerja, beban finansial sekolah berkurang apalagi penggunaannya lebih luas.

Mulai tahun ini Kemendikbud memberikan BOS afirmasi dan kinerja untuk sekolah swasta yang rentan akibat pandemi COVID-19.

Kemendikbud memberikan BOS afirmasi dan kinerja untuk sekolah swasta yang terdampak pandemi COVID-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News