Bottlesmoker Bahas Ritual Halusinogen dalam Lagu Entheogen (Storm)

Bottlesmoker Bahas Ritual Halusinogen dalam Lagu Entheogen (Storm)
Bottlesmoker. Foto: Dok. Narumi Records

Single Entheogen (Storm) dirilis oleh Narumi Records, label yang dikelola oleh Bottlesmoker sendiri.

Lagu ini juga melibatkan Dissa Kamajaya sebagai produser dan Kiivv sebagai co-produser, serta direkam di Timur Recording Studio milik Parakuat.

Secara musikalitas, lagu Entheogen (Storm) masih bernuansa seperti di album ke 4, Parakosmos.

Masih terdengar ada pola permainan beat tribal khas perkusi Indonesia Timur dengan chanting dari ritual-ritual yang menjadi salah satu gagasan eksplorasinya.

"Lagu ini adalah lagu paling pendek, tapi proses penulisannya paling panjang, khususnya pada bagian riset. Lagu yang sudah menjadi trigger untuk banyak hal dalam penulisan lagu berikutnya," beber Nobie Bottlesmoker.

Entheogen diambil dari nama zat psikoaktif yang hanya ada di tanaman enteogenik seperti kaktus peyote, jamur psilocybe, bunga brugmansia, daun ayahuasca dan lain-lain.

Zat tersebut menginduksi perubahan dalam persepsi, suasana hati, kesadaran, kognisi, atau perilaku untuk tujuan melahirkan perkembangan spiritual dalam konteks sakral.

Studi antropologi telah menetapkan bahwa entheogen digunakan untuk tujuan religius, magis, perdukunan, atau spiritual di banyak bagian dunia.

Lagu Entheogen (Storm) dari Bottlesmoker sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital. (ded/jpnn)

Duo elektronik asal Bandung, Bottlesmoker merilis lagu terbaru yang berjudul Entheogen (Storm) pada Kamis (23/2).


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News