BRI Dinilai Mendukung BI dalam Menjalankan Tugas Moneter hingga Pengembangan UMKM

BRI Dinilai Mendukung BI dalam Menjalankan Tugas Moneter hingga Pengembangan UMKM
BI menilai bahwa BRI telah mendukung bank sentral dalam menjalankan tugas dan wewenangnya di area moneter, sistem pembayaran, makro prudensial dan pengembangan UMKM. Foto: dok BRI

“Saya mengajak seluruh perbankan, memang harus prudent hati-hati, tapi tolong lebih didorong lagi kreditnya, terutama bagi UMKM. Jangan semuanya ramai-ramai membeli investasi SBN (surat berharga negara). Meksipun boleh-boleh saja, tapi agar sektor riil bisa kelihatan lebih baik dari tahun lalu,” ungkapnya.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan pada penyaluran kredit terhadap pelaku UMKM pihaknya pun mengedepankan peningkatan kapabilitas pemberdayaan.

Setidaknya ada tiga tahap pemberdayaan. Pertama adalah literasi dasar yang di dalamnya mencakup inklusi keuangan dan manajemen keuangan dasar.

Kedua adalah mendesain literasi bisnis.

"Dalam hal ini melalui peningkatan kapasitas manajerial, membangun legalitas atau kepatuhan, mengembangkan budaya inovasi, membentuk pemahaman industri dan pasar, hingga membentuk kepemimpinan dan pola pikir jangka panjang untuk meningkatkan skala usaha," ungkap Sunarso.

Ketiga adalah literasi digital kepada UMKM dengan tujuan go digital, go modern, dan go global. Kemudian dalam peningkatan kapabilitas pemberdayaan perlu juga kapabilitas pembiayaan. BRI dalam hal ini menjadikan pembiayaan bagian dari pemberdayaan.

Berikutnya, adalah kapabilitas channel di mana pelaku UMKM yang jumlahnya sangat dominan, membutuhkan channel yang sangat beragam.

BRI Group memiliki berbagai channel pemberdayaan yang dapat masuk ke dalam berbagai kategori usaha seperti Rumah BUMN, Inkubasi Universitas, Desa Brilian, LinkUMKM, juga PNM mekaar.

BI menilai bahwa BRI telah mendukung bank sentral dalam menjalankan tugas dan wewenangnya di area moneter, sistem pembayaran, hingga pengembangan UMKM

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News