BRI, Pegadaian, & PNM Bikin Terobosan Pemberdayaan UMKM

BRI, Pegadaian, & PNM Bikin Terobosan Pemberdayaan UMKM
Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan pembentukan Holding UMi dilakukan untuk mengintegrasikan perusahaan-perusahaan BUMN yang fokus pelayanan kepada segmen mikro dan ultra mikro. Foto: dok BRI

jpnn.com, JAKARTA - Dukungan BRI terhadap UMKM termasuk segmen ultra mikro lewat Holding Ultra Mikro (UMi) sangat terasa.

Terobosan ini diharapkan dapat mendorong akselerasi dalam pengembangan pelaku usaha di seluruh Indonesia.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan pembentukan Holding UMi dilakukan untuk mengintegrasikan perusahaan-perusahaan BUMN yang fokus pelayanan kepada segmen mikro dan ultra mikro.

“Agar lebih efisien maka menggunakan outlet yang digunakan bersama, produk yang dijual secara cross selling, dan sistem yang digunakan bersama,” ujar Sunarso dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (22/10).

Sunarso membeberkan hingga akhir Juni 2023, Holding UMi telah melayani 36 juta nasabah kredit mikro dan ultra mikro, dengan total nilai kredit yang disalurkan mencapai Rp 577,9 triliun.

Selain pembiayaan, segmen mikro dan ultra mikro juga tercatat menjadi nasabah simpanan dengan jumlah besar yakni hingga Rp 309 triliun (hanya di BRI).

Kemudian, untuk melayani segmen tersebut, baik BRI, PNM, dan Pegadaian bersama-sama mengembangkan outlet co-location atau outlet yang dapat digunakan bersama.

"Dari sekitar 15.500 outlet yang digunakan untuk melayani nasabah segmen ultra mikro dan mikro, sebanyak 1.013 outlet merupakan outlet co-location," katanya.

Dukungan BRI terhadap UMKM termasuk segmen ultra mikro lewat Holding Ultra Mikro (UMi) sangat terasa.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News