Bu Mega tak Mau Indonesia Ribut-ribut Setelah Diterjang Bencana Alam

Bu Mega tak Mau Indonesia Ribut-ribut Setelah Diterjang Bencana Alam
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri membuka gelaran Pelatihan Dasar Manajemen Bencana dan Pengendalian Operasi Pencarian dan Pertolongan Bagi Pengurus Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD dan DPC di seluruh Indonesia. Foto: dok PDIP

"Tantangan penanggulangan bencana yang dihadapi bangsa Indonesia akan terus terjadi di masa depan. Kondisi ini karena Indonesia berada di kawasan rawan bencana," kata Ganip.

"Untuk itu, seluruh elemen masyarakat perlu diberdayakan dan dilibatkan dalam penanggulangan bencana. Para relawan dalam membantu dan memfasilitai partisipasi masyarakat sangatlah penting. Keberadaan relawan Baguna sudah dirasakan masyarakat dalam berbagai kegiatan penanggulangan bencana," lanjut Ganip.

Dia mengatakan Presiden RI pertama Soekarno pernah menyampaikan bahwa belajar tanpa berpikir tak berguna, tetapi berpikir tanpa belajar justru sangat berbahaya.

"Ini artinya sangatlah penting mengasah kemampuan dengan terus belajar, dan teruslah belajar," tambah Letjen Ganip.

Hadir di pelatihan itu, sejumlah pengurus DPP PDIP seperti Eriko Sotarduga dan Ribka Tjiptaning yang juga Kepala Baguna DPP PDIP, Wasekjen Arif Wibowo dan Sadarestuwati.

Selain itu, para kepala daerah dari PDIP seperti Ganjar Pranowo, Hanindhito Himawan Pratama dari Kediri, Santoso dari Blitar, dan Hevearita Gunaryanti Rahayu dari Semarang kemudian sejumlah anggota DPR seperti Paryono, Samsu Niang, dan Vita Ervina; para anggota DPRD; serta perwakilan pengurus DPD/DPC PDIP seluruh Indonesia. (flo/jpnn)

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri alias Bu Mega mendorong agar persiapan Indonesia diperkuat sehingga tak morat marit ketika bencana benar terjadi.