Bukan Cuma Indonesia, Ekonomi Malaysia Juga Remuk Dihajar Corona, Nih Datanya

Bukan Cuma Indonesia, Ekonomi Malaysia Juga Remuk Dihajar Corona, Nih Datanya
Warga beraktivitas di kawasan Pudu, Kuala Lumpur. Kawasan itu tempat pedagang dan pekerja warga asing tinggal menjadi klaster baru penularan COVID-19. Foto: ANTARA Foto/Rafiuddin Abdul Rahman/aww

jpnn.com, PUTRA JAYA - Departemen Statistik Malaysia mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) untuk kuartal kedua tahun 2020 (Q2 2020) menyusut 17,1 persen dari pertumbuhan marjinal 0,7 persen di kuartal pertama tahun 2020.

Berdasarkan siaran pers Kepala Departemen Statistik Malaysia, Dato' Sri Mohd Uzir, Jumat (14/8), kinerja kuartal ini merupakan yang terendah yang tercatat sejak kuartal keempat 1998 (-11,2 persen).

Dari sisi produksi, semua sektor mencatat pertumbuhan negatif kecuali untuk sektor pertanian.

Pertumbuhan sektor Layanan (services) dan sektor manufaktur tercatat masing-masing negatif 16,2 persen dan 18,3 persen.

Sektor konstruksi anjlok 44,5 persen sementara pertambangan dan galian menurun 20,0 persen.

Di sisi permintaan, semua komponen permintaan akhir menurun kecuali pengeluaran konsumsi akhir pemerintah yang tercatat pertumbuhan positif 2,3 persen.

Pengeluaran konsumsi akhir swasta menurun 18,5 persen, pembentukan modal tetap bruto menyusut 28,9 persen, ekspor turun 21,7 persen sementara impor turun 19,7 persen.

Menurut Uzir, kompilasi PDB untuk kuartal kedua tahun 2020 telah diimprovisasi lebih lanjut dengan perkiraan tambahan PDB bulanan dalam mengukur kinerja ekonomi saat ini.

Menurut Departemen Statistik Malaysia, kinerja Ekonomi kuartal ini merupakan yang terendah yang tercatat sejak 1998

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News