Bukannya Turun, Daging Sapi Malah Makin Mahaaalllll

Bukannya Turun, Daging Sapi Malah Makin Mahaaalllll
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - SAMPIT – Upaya pemerintah menekan harga daging gagal total. Alih-alih turun, harga daging justru kian meroket. Senin (4/7) lalu, harga daging mencapai Rp 140 ribu per kilogram.

Pantauan Radar Sampit, kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit dipenuhi masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan Lebaran. Terutama di los penjualan daging sapi potong yang menjadi primadona saat Idul Fitri.

Kebutuhan terhadap daging memang sangat tinggi karena biasanya diolah menjadi menu utama sajian saat Lebaran. Harga daging naik dari Rp 130 ribu di hari sebelumnya menjadi Rp 140 ribu.

Meski demikian, masyarakat tetap berjejal memburu daging sapi potong tersebut. ”Dari subuh sudah penuh ibu-ibu yang ingin membeli daging,” ujar Fansyah, penjual daging di kawasan tersebut.

Menjelang Lebaran, ia bisa menghabiskan 30 ekor sapi dalam sehari. ”Stok masih aman sampai Lebaran nanti. Saya tetap jual harga Rp 140 ribu,” kata Ifan.

Pedagang daging lainnya mengatakan sebaliknya. Diperkiran harga daging bisa menyentuh Rp 170 ribu. Selain harga daging, harga bagian sapi potong yang kerap dibeli masyarakat, yakni tulang seharga Rp 100 ribu, babat Rp 70 ribu, usus Rp 50 ribu, daging rawon kepala Rp 100 ribu, dan rawon paha Rp 120 ribu. (rm-75/ign/jos/jpnn)


SAMPIT – Upaya pemerintah menekan harga daging gagal total. Alih-alih turun, harga daging justru kian meroket. Senin (4/7) lalu, harga daging


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News