Buku Aman Abdurrahman Picu Aksi Teror

Buku Aman Abdurrahman Picu Aksi Teror
Aman Abdurrahman. Foto: Ricardo/JPNN.com

Jumlah pengikutnya banyak, saat berada di penjara kunjungan pengikutnya mengalir. Buku seri materi tauhid yang ditulis Aman disebarluaskan di masyarakat. ”Agar bisa memahami dan mengikuti, kendati tidak bisa secara langsung bertemu Aman,” ujarnya.

Yang pasti, dengan ajarannya itu Aman paham bahwa ajarannya tersebut membuat orang membenci Indonesia, aparat dan pemerintah. Bahkan, juga patut untuk diperangi dan dimusuhi. “”Ajarannya provokasi dan bukan tauhid seperti pada umumnya,” ungkapnya.

Karena berada di dalam penjara dan terbatas melakukan kegiatan, dibuatkan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). JAD dibentuk agar aktivitas-aktivitas seperti yang diinginkan ISIS bisa dilakukan. ”JAD ini dibentuk lengkap dengan amir atau pemimpin setiap daerah,” ujarnya.

Menurut jaksa tersebut, melalui para Amir ini, Aman hanya perlu memberikan landasan disertai dalil-dalil pembenar agar pengikutnya tidak ragu dalam melakukan amaliyah dan jihad. ”Pemahaman terdakwa menginspirasi pengikutnya melakukan aksi teror,” ungkapnya.

Ada juga seruan Aman untuk pengikutnya berupa jihad ke Suriah. Namun, kalau tidak mampu bisa memberikan hartanya untuk berjihad. Atau, melakukan jihad di daerahnya masing-masing. ”Akhir seruan itu, mempertanyakan buat apa dibaiat bila tidak diikuti,” tuturnya.

Sementara Kuasa Hukum Aman, Asludin Hatjani menampik duplik JPU tersebut. Menurutnya, bahwa benar terdakwa adalah orang dengan keyakinan khilafah dan menganjurkan pengikutnya untuk berjihad ke Suriah.

Namun, poin yang disampaikan JPU, sebenarnya tidak ada. ”Tidak ada kata-kata untuk berjihad di Indonesia, tapi jihadnya ke Suriah, paling tidak berdoa untuk mereka yang berjihad di Suriah,” ungkapnya.

Pembentukan JAD juga hanya untuk memfasilitasi setiap orang yang ingin berjihad ke Suriah. Bukan untuk melakukan aksi terorisme. ”Hal itu dikarenakan Aman tidak mengetahui mau dinamai apa untuk pengiriman ke Suriah,” tuturnya.

Pengikut Aman Abdurrahman banyak. Saat dia berada di penjara kunjungan mengalir. Buku seri materi tauhid yang dia tulis tersebar di masyarakat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News