Bumi Baru Itu Punya Atmosfer, Bintang, Air, dan Gunung Berapi

Bumi Baru Itu Punya Atmosfer, Bintang, Air, dan Gunung Berapi
Ilustrasi yang dirilis tim artistik NASA membandingkan bagaimana perbandingan ukuran Bumi (kiri) dengan planet Kepler-452b. (Dok NASA)

’’Dengan radius 60 persen lebih besar dari bumi, planet ini agaknya lebih mungkin berbatu,’’ katanya.

Dari ukurannya, Jenkins juga menduga Kepler-452b memiliki gravitasi dua kali lebih kuat dari permukaan bumi. ’’Planet tersebut juga bisa punya atmosfer tebal, langit berawan, dan gunung-gunung api aktif,’’ tambahnya.

Ahli astronomi dari Nottingham Trent University, Inggris, Dr Daniel Brown menyambut gembira temuan Kepler 452b yang diyakininya menerima spektrum dan intensitas cahaya yang sama seperti kita di bumi.

’’Ini berarti tanaman dari planet kita bisa tumbuh di sana jika terdapat bebatuan dan atmosfer. Anda bahkan bisa melakukan tanning (berjemur) seperti saat liburan,’’ ungkapnya.

Para ilmuwan sebelumnya menemukan planet seukuran bumi yang mengorbit di bintang-bintang yang disebut berada di ’’zona layak huni’’. Tetapi, bintang-bintang itu lebih dingin dan lebih kecil jika dibandingkan dengan matahari, bintang kuning tipe G2.

’’Ini kemajuan hebat dalam penemuan planet serupa bumi yang punya kesamaan ukuran serta temperatur dan mengelilingi bintang serupa matahari,’’ jelas ilmuwan Kepler, Jeff Coughlin, dari SETI Institute di Mountain View, California.

NASA meluncurkan pesawat berteleskop Kepler dengan biaya sampai USD 600 juta sejak 2009. Misi itu bertujuan meneliti planet-planet layak huni di galaksi Bima Sakti (Milky Way).

Dari sudut pandang 85 juta kilometer dari bumi, Kepler bertugas memindai cahaya dari bintang-bintang yang jauh, mencari kilasan yang nyaris tidak terlihat karena tertutup kilau lintang –yang menjadi petunjuk ketika sebuah planet melintas di depan mataharinya.

CAPE CANAVERAL – Kamis (23/7) waktu setempat atau Jumat (24/7) WIB, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan, pesawat antariksa Kepler

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News