Bupati Sumedang Sambangi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19, Langsung Menugaskan Dinas

Bupati Sumedang Sambangi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19, Langsung Menugaskan Dinas
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat memberikan bantuan. Foto: Humas Pemkab Sumedang

“Pertama kebutuhan kesehariannya (dipenuhi), kemudian pendidikan dan kesehatannya. Sehingga anak yang ditinggalkan ini bisa terus menjalani kehidupan dengan optimistis bisa berhasil,” katanya.

Bupati juga meminta agar warga masyarakat harus berempati dengan kondisi yang dialami oleh Andin dan anak-anak yatim piatu lainnya.

“Awalnya ayahnya meninggal karena sakit. Selang 40 hari ibunya meninggal karena Covid-19 jadi sekarang anaknya jadi yatim piatu. Tentunya kita prihatin dan empati dengan kondisi ini,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan, pihaknya sedang melaksanakan pendataan anak-anak yang yatim piatu karena Covid-19.

“Akan segera kami data dan beri perlakuan khusus. Doakan mudah-mudahan bagi masyarakat lainnya pun bisa bersama-sama untuk hadir menjadi solusi membantu masyarakat yang membutuhkan terutama yang terdampak akibat pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Arif, salah satu perwakilan keluarga almarhum menceritakan kronologis Almarhumah Karwati yang meninggal akibat Covid-19.

“Awal mulanya almarhumah sakit dan menderita sesak napas. Kemudian dibawa ke dokter dan diagnosa awal menyatakan jantung dan paru-paru. Kemudian diswab antigen dan hasilnya negatif. Karena almarhum kekurangan oksigen, lalu dibawa ke Rumah Sakit di Sumedang dan dilakukan Swab PCR hasilnya positif PCR,” ucapnya.

Dia menerangkan, almarhumah sempat dirawat sembilan hari sampai akhirnya meninggal di rumah sakit.

Andin Sinta Nurfalah (9) dan kakaknya Alan Suherlan Angga Fauzi (23) harus menjadi yatim piatu. Orang tua mereka meninggal akibat Covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News