Buruh Jogja Gelar Aksi Besar-besar Peringati May Day, Ini Tuntutannya
jpnn.com, JAKARTA - Sekitar 1.000 massa aksi akan turun ke jalan dalam rangka peringatan Hari Buruh di Kota Yogyakarta.
Massa aksi tersebut meliputi serikat buruh, organisasi hingga komunitas.
Rute aksi ini dimulai dari kawasan Tugu Pal Putih menuju parkiran Abu Bakar Ali lalu berakhir di Titik Nol Kilometer.
Ketua Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY Irsad Ade Irawan mengatakan aksi akan diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik.
"Massa aksi yang diperkirakan berjumlah 1.000 orang akan menggelar aksi dan pawai budaya kelas pekerja. Menampilkan ekspresi perlawanan melalui seni, orasi, musik dan teatrikal di sepanjang rute," katanya, Senin (28/4).
Dalam aksinya, mereka membawa enam tuntutan utama, yaitu revisi UU ketenagakerjaan, cabut UU Cipta Kerja, menuntut kenaikan upah sebesar 50 persen, hapus sistem kerja kontrak dan outsourcing, revisi UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) serta menuntut reforma agraria.
"Massa aksi juga akan melakukan deklarasi rakyat Jogja anti penggusuran di Taman Parkir Abu Bakar Ali," katanya.
Dia menyebut May Day tahun ini menjadi momen untuk menunjukkan perjuangan buruh bukan sekadar tentang upah, tetapi hak hidup yang adil dan beradab. (mcr25/jpnn)
Diperkirakan sekitar 1.000 massa aksi akan turun ke jalan memperingati May Day di Kota Yogyakarta.
Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : M. Sukron Fitriansyah
- Menaker Yassierli Beberkan Program Prabowo untuk Tenaga Kerja Masa Depan
- Said Iqbal: Kau Boleh Kaya, tetapi Jangan Miskinkan Kami
- Mensesneg Ungkap Alasan Istana Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden
- Said Iqbal Ungkap Alasan Masuk Kabinet Pemerintahan Prabowo
- Prabowo Lantik Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Buruh
- Kemnaker dan Kemenekraf Siapkan Tenaga Kerja yang Kompeten di Sektor Ekonomi Kreatif
JPNN.com




