Sabtu, 16 Februari 2019 – 04:22 WIB

Calon Mahasiswa Baru Bisa Daftar UT Kapan Saja

Selasa, 12 Februari 2019 – 16:43 WIB
Calon Mahasiswa Baru Bisa Daftar UT Kapan Saja - JPNN.COM

jpnn.com, TANGSEL - Desakan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir agar Universitas Terbuka (UT) meningkatkan jumlah mahasiswa hingga sejuta di 2019, langsung ditindaklanjuti.

Mulai tahun ini, UT memberlakukan aturan yaitu registrasi dibuka sepanjang waktu. Artinya, calon mahasiswa bisa mendaftar kapan saja. Mereka bisa kuliah enam bulan sekali.

"Insyaalllah tahun ini, kami menargetkan 500 hingga 1 juta mahasiswa. Dengan pendidikan jarak jauh (PJJ) dan registrasi sepanjang waktu, kami optimistis bisa tercapai," kata Rektor UT Prof Ojat Darojat saat menerima kunjungan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (DPN AFEBI) di Kampus UT, Selasa (12/2).

Dia menjelaskan, online learning adalah tren pendidikan ke depan. Sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) yang sudah berpengalaman dalam online learning 34 tahun, UT harus berbagi pengalaman dengan perguruan tinggi lain agar mereka memiliki kemampuan mengembangkan dan mengelola PJJ.

Ke depan, online learning menjadi program strategis pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi kasar (APK). Saat ini APK masih 34,5 persen artinya masih banyak lulusan SMA yang tidak bisa menikmati jenjang perguruan tinggi.

"Indonesia ketinggalan jauh dari Thailand, Singapura, Malaysia, dan Korea yang APK nya di atas 60 persen. Untuk meningkatkan APK, butuh PJJ agar makin banyak lulusan SMA di daerah 3T (terdepan, terluar, terisolir) bisa mendapatkan pendidikan tinggi," paparnya.

Dia menegaskan, perguruan tinggi tidak hanya di daerah urban dan perkotaan. Daerah pinggiran, terpencil juga harus ada perguruan tinggi. Dalam konteks PJJ, UT hadir untuk melayani wilayah terpencil.

"Dengan kunjungan DPN AFEBI ini kami harapkan makin banyak perguruan tinggi yang melakukan online learning. Hal ini sebagai tindaklanjut permintaan Menristekdikti agar online learning bisa dinikmati seluruh masyarakat," tandasnya. (esy/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar