Catatan Akhir Tahun ISKA: Kesetaraan Martabat Manusia Menyongsong Tahun 2023

Catatan Akhir Tahun ISKA: Kesetaraan Martabat Manusia Menyongsong Tahun 2023
Logo - Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA). Foto: Fok. ISKA

jpnn.com, JAKARTA - Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menyampaikan catatan akhir tahun 2022.

Dalam catatan akhir tahun pada Sabtu (31/12/2022), Presidium ISKA menekankan pentingnya Kesetaraan martabat manusia menyongsong tahun 2023.

Catatan akhir tahun ini disampaikan oleh Luky A Yusgiantoro  (Ketua Presidium) dan Ch Arie Sulistiono (Sekretaris Jenderal) beserta jajarannya. Nama-nama jajaran Presidium ISKA tercantum pada bagian akhir catatan akhir tahun ini.

Adapun catatan akhir tahun ISKA sebagai berikut:

Hari-hari menjelang tutup tahun 2022, Pemerintah Indonesia setidaknya mengambil dua keputusan yang dipandang strategis untuk menghadapi situasi nasional maupun global. 

Dua hal penting yang diambil pemerintah. Pertama, menerbitkan Perpu Cipta Kerja untuk memberikan kepastian hukum dan menghindari kekosongan hukum yang mengatur berbagai hal prinsip menyangkut perizinan usaha, ruang lingkup usaha dan masalah ketenagakerjaan.

Kedua, mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan pencabutan PPKM merupakan langkah untuk membuka pembatasan yang dilakukan pemerintah dalam mencegah meluasnya penularan Covid 19 meski tetap dibarengi imbauan kepada masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan.

Upaya kedua kebijakan strategis ini adalah untuk mempersiapkan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang siap bersaing di era globalisasi dan menjaga kedaulatan dan kepentingannya.

Hari-hari menjelang tutup tahun 2022, Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menyampaikan catatan akhir sebagai berikut. Simak selengkapnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News