Cerita Amir Gumay soal Kisah Mistis dari Tanah Melayu di Film Hantu Polong

Cerita Amir Gumay soal Kisah Mistis dari Tanah Melayu di Film Hantu Polong
Peluncuran film Hantu Polong di Jakarta. Foto: Limo Pancer Production

jpnn.com, JAKARTA - Film horor Hantu Polong mulai tayang di seluruh bioskop tanah air mulai hari ini.

Hantu Polong dibintangi sejumlah pemain senior, seperti Ingrid Wijanarko, Willy Dozan, dan Alicia Djohar.

Selain itu, ada Berlliana Lovell, Rory Asyari, Rachel Hawadi, Leon Dozan, Daffa Aryoseno, Fuad Idris, serta Mutia Cito.

Film berdurasi 90 menit yang disutradarai Amir Gumay, merupakan karya perdana Limo Pancer Production.

Menurut sang sutradara, film ini berangkat dari kisah di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, sebuah pulau yang menjadi sumber dari bahasa Indonesia..

"Ada sebuah buku Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji, yang menjadi sumber ilmu mistik di seluruh Nusantara," kata Amir Gumay, di Jakarta, Kamis (14/3).

Menurut Amir Gumay, cerita film Hantu Polong berangkat dari Tanah Melayu sampai ke Tanah Jawa.

"Ada satu ilmu yang bisa dipelajari, yang masuk ke dalam tubuh untuk mencapai kesaktian, kekayaan, awet muda, dan lain-lain, yaitu Polong,“ bebernya.

Sutradara Amir Gumay bercerita soal kisah mistis dari tanah Melayu di film Hantu Polong.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News