Cerita Edy Rahmayadi Diminta Luhut Pergi saat Kunker di Humbahas, Ada Kalimat Cari Perkara
jpnn.com, MEDAN - Suasana perhelatan acara W20 Summit yang digelar di pelataran Hotel Niagara Parapat, Selasa (19/7) sempat mendadak tegang.
Penyebabnya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menceritakan soal dirinya yang diminta pergi oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Momen itu terjadi saat Luhut mengunjungi Taman Sains dan Teknologi Herbal (TSTH) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut, Selasa (19/7).
Mantan Pangkostrad mengaku awalnya ditelepon oleh Luhut soal rencana kunjungan mantan kepala Kantor Staf Presiden (KSP) itu ke Humbahas.
Dalam pembicaraan per telepon itu Luhut menanyakan apakah Edy Rahmayadi akan menghadiri acara di TSTH.
"Pagi subuh, saya ditelepon oleh beliau (Luhut,red), 'Edy kau datang?'" tutur Edy Rahmayadi saat memberikan sambutan pada acara Summit Women 20 (W20) di Parapat, Selasa (19/7).
Istri Luhut, Devi Simatupang, juga hadir pada acara yang menjadi bagian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 itu.
Edy menjelaskan kepada Luhut bahwa dirinya akan turut mendampingi menteri asal Simargala, Kabupaten Toba, itu berkunjung ke Humbahas.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menceritakan soal dirinya yang diminta pergi oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
- Pemerintah Siapkan Pendanaan Multiyears untuk Olahraga, Luhut: Ini yang Sudah Lama Ditunggu
- Toba Caldera Resort Tembus 1 Juta Pengunjung
- Pemerintah Siapkan Digital Single ID Berbasis AI Untuk Penyaluran Bansos
- Usulkan Simbara untuk Danantara, Luhut Tegaskan Tata Kelola Ekspor SDA Tak Geser Fungsi DJBC
- PARBI dan Lamhot Sinaga Fokus Majukan Danau Toba Lewat Opera Batak
- Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab Tapanuli Utara, BTN Bikin Layanan Publik Makin Modern
JPNN.com




