Jumat, 24 Mei 2019 – 17:58 WIB

Charles PDIP Ingatkan Prabowo Bakal Rugi Jika Tempuh Jalur di Luar Konstitusi

Jumat, 17 Mei 2019 – 20:25 WIB
Charles PDIP Ingatkan Prabowo Bakal Rugi Jika Tempuh Jalur di Luar Konstitusi - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Politikus muda PDI Perjuangan Charles Honoris mengharapkan Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno bisa bersikap legawa dalam menyikapi hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Legislator PDIP di Komisi Pertahanan dan Intelijen DPR itu mengatakan, duet berjuluk Prabowo - Sandi itu justru akan dijauhi rakyat jika menyikapi hasil Pilpres 2019 dengan cara-cara inkonstitusional.

Menurut Charles, sejauh ini rekapitulasi suara Pilpres 2019 secara manual berjenjang yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) memang memperlihatkan Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin unggul atas Prabowo - Sandi. Jika kubu Prabowo - Sandi menemukan kecurangan dalam proses pilpres, katanya, maka sebaiknya membuktikannya melalui jalur hukum di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jadi yang diperlukan memang jiwa kenegarawanan Prabowo - Sandi untuk menyikapi apa pun hasil Pilpres 2019 yang ditetapkan KPU nanti. Kalau kubu 02 (Prabowo - Sandi) menuduh penyelenggara pemilu cirang, ya buktikan saja tuduhan itu di MK,” ujar Charles melalui layanan pesan, Jumat (17/5).

Baca juga: KPU Mau Umumkan Hasil Pilpres 5 Hari Lagi, Prabowo Pergi ke Luar Negeri?

Charles menambahkan, apa pun keputusan KPU pada 22 Mei mendatang adalah hasil mandat rakyat melalui pemungutan suara di pemilu. Jadi jika ada pihak-pihak yang menentangnya dengan cara di luar konstitusi, kata Charles, maka hal itu sama saja melawan kehendak rakyat.

“Jangan sekali-kali mengatasnamakan rakyat untuk tindakan-tindakan menentang hukum. Saya meyakini mayoritas pemilih Prabowo-Sandi percaya pada proses pemilu yang sudah berjalan dan mereka juga akan menentang jika ada pihak-pihak yang menempuh jalan di luar konstitusi,” ujar kata Charles.

Oleh karena itu Charles mengingatkan Prabowo menghindari cara di luar jalur konstitusi. Penerima penghargaan Ten Outstanding Young Persons (TOYP) 2018 itu meyakini rakyat tak akan mau mendukung upaya menggulingkan pemerintahan yang sah.

Baca juga: Penuturan Prof Mahfud soal Pendapat Bu Mega tentang People Power

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar