Chevron & PGE Sepakat Joint Study Agreement, Panas Bumi di Sumsel Bakal Digarap

Chevron & PGE Sepakat Joint Study Agreement, Panas Bumi di Sumsel Bakal Digarap
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) dan Chevron New Energies International (Chevron) menandatangani Joint Study Agreement (JSA). Foto: Dok PGE

Menyadari potensi tersebut, PGE melakukan sinergi dengan Chevron yang diharapkan mampu memberi dampak positif secara luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

"Kerja sama ini juga merupakan suatu bentuk langkah awal kami untuk menjadi perusahaan 1 GW dalam dua tahun ke depan," tegas Julfi.

Indonesia Country Manager Chevron Wahyu Budiarto mengatakan pihaknya mengakui jika sejarah panjang bekerja di Indonesia dan bekerja sama dengan Pertamina cukup baik.

Indonesia telah menjadi bagian penting dari portofolio Perusahaan kami selama bertahun-tahun.

"Kami berharap dapat memanfaatkan keahlian dan teknologi baru yang Chevron miliki di bidang panas bumi untuk mengeksplorasi sumber daya energi terbarukan Indonesia bersama PGE," ungkap Wahyu.

JSA merupakan kesepakatan keempat yang dihasilkan dari kerja sama awal antara Chevron dan Pertamina yang diumumkan di Washington, D.C., pada Mei 2022 untuk menjajaki potensi peluang bisnis rendah karbon di Indonesia.

Yang pertama telah diumumkan di acara B20 di Bali pada November 2022 antara Chevron New Energies, Pertamina Power Indonesia dan Keppel Infrastructure, dengan tujuan untuk menjajaki pengembangan proyek-proyek hidrogen hijau dan amonia hijau tertentu dengan menggunakan energi terbarukan di Sumsel, Indonesia.

JSA kedua ditandatangani di Houston, Texas pada 6 Maret 2023, untuk mengkaji kelayakan carbon capture storage and carbon capture utilization and storage (CCS/CCUS) di Kalimantan Timur, Indonesia.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) dan Chevron New Energies International (Chevron) menandatangani Joint Study Agreement (JSA).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News