Coba Rebut Hp Kekasih, Nyawa Erfanto tak Tertolong

Coba Rebut Hp Kekasih, Nyawa Erfanto tak Tertolong
Ilustrasi POlice line. Foto: AFP

jpnn.com, BEKASI - Erfanto, pria yang sempat duel dengan perampok ketika menyelamatkan barang milik kekasihnya Hartati (22) meninggal dunia.

Pria 23 tahun itu meninggal dunia karena pendarahan, tulang rusuknya patah dan luka di bagian kepala karena terbentur aspal jalan tol setelah terjatuh bersama pelaku dari Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Jatiwarna.

Sebelum meninggal, Erfanto sempat mengalami koma setelah dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, bersamaan dengan jenazah pelaku AL (25).

“Korban sudah meninggal dunia di Rumah Sakit Kramat Jati setelah kejadian pukul 01.30 WIB,” kata Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing kepada GoBekasi, Kamis (21/9).

Jenazah Erfanto kini sudah sudah dimakamkan dekat kediamannya di daerah Jati Kramat, Pondok Gede.

Diberitakan sebelumnya, pelaku berjumlah tiga orang. Mereka mengendarai dua sepeda motor dan membawa sebilah celurit. Mereka menodongkan senjata tajam itu ke arah Hartati sekaligus meminta harta benda milik korban.

Menghadapi pemaksaan itu, Erfanto tidak tinggal diam. Apalagi, ponsel yang hendak digasak kawanan bandit jalanan tersebut adalah milik kekasihnya.

Erfanto melakukan perlawanan hingga terjadi keributan hebat sampai akhirnya dia dan satu pelaku AL (25) terjatuh dari JPO yang berketinggian 10 meter dari lintasan Tol Jakarta-Cikampek.

Pria 23 tahun itu meninggal dunia karena pendarahan, tulang rusuknya patah dan luka di bagian kepala karena terbentur aspal jalan tol setelah terjatuh.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News