Cuaca Buruk, Harga Ikan Melambung Banget

Cuaca Buruk, Harga Ikan Melambung Banget
Penjual ikan di Pasar Sentral Remu, Anchu sedang menunggu pembeli, Senin (13/6). Foto: Fauzia/Radar Sorong

jpnn.com - SORONG - Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi di kawasan Papua Barat, membuat nelayan setempat banyak yang tak melaut. Akibatnya, harga berbagai jenis ikan laut melonjak.

Di Pasar Sentral Remu dan Pasar Boswesen, Kota Sorong sejak beberapa hari ini harga ikan melonjak. Rata-rata harga ikan naik hingga Rp10.000 per kg, sementara pasokan ikan ke pasar turun hampir 50% dari biasanya. Kondisi ini juga membuat para pedagang mengeluh sehingga di antaranya terpaksa menutup lapak-lapak mereka.

“Kemarin ikan sempat kosong makanya hari ini ikan yang kami jual malah tambah mahal,”ujar Anchu, pedagang ikan di Pasar Sentral Remu, kepada Radar Sorong, Senin (13/6).

Selain itu, untuk saat ini ikan di pasar yang ada para pedagang mengaku terpaksa membeli hanya sedikit, karena kesulitan mendapatkan ikan, jika pun ada harga ikan sangat mahal.

Adi, salah satu pedagang ikan di Pasar Sentral Remu menuturkan, ikan Bubara dari Rp.25.000 (tujuh ekor) naik jadi Rp.50.000. Ikan Merah empat ekor Rp.65.000 naik menjadi Rp.100.000. 

Ikan Lalosi tujuh ekor dari Rp 15.000 naik menjadi Rp.25.000. Ikan Momar 15 ekor dari Rp 10.000 naik Rp.20.000. Ikan Lema tujuh ekor dari Rp 40.000 naik menjadi Rp.50.000. Ikan Kalobo 11 ekor dari Rp 10.000 naik Rp.20.000. Ikan Oci Kecil 13 ekor dari Rp 15.000 naik Rp.25.000. Ikan Maskada 9 ekor dari Rp 40.000 naik Rp.50.000. Ikan Samandar 9 ekor dari Rp 10.000 naik menjadi Rp.20.000. 

Ikan Puri sekilo dari Rp 10.000 naik menjadi Rp.20.000. Udang sekilo dari Rp 110.000 naik menjadi Rp.120.000. Sementara, Kepiting sembilan ikat dari Rp 110.000 naik Rp.120.000. Untuk ikan sarden dari Rp.10.000 menjadi Rp20.000 per kg. Selain itu, beberapa jenis ikan laut lainnya juga mengalami kenaikan. 

Adi mengatakan, saat ini nelayan tradisional tidak melaut lagi, akibatnya ikan laut yang banyak diminati konsumen terpaksa didatangkan dari luar Sorong. Itu pun hanya beberapa kilogram, karena harganya relatif mahal. Sementara, pasokan ikan ke beberapa pasar turun hampir 50% dari biasanya. “Kita ambil di Jembatan Puri biasanya satu ember ikan Oci itu Rp.500.000 tapi sekarang Rp.700.000 per ember,” ujarnya. 

SORONG - Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi di kawasan Papua Barat, membuat nelayan setempat banyak yang tak melaut. Akibatnya, harga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News