Jumat, 16 November 2018 – 06:00 WIB

Cuaca Persulit Pencarian Korban

Selasa, 24 November 2009 – 01:20 WIB
Cuaca Persulit Pencarian Korban - JPNN.COM

Foto : AP

BATAM - Ombak dan angin kencang di perairan Kepri khususnya Tanjungbalai Karimun mempersulit upaya Tim Search and rescue (SAR) untuk melakukan pencarian penumpang KM Dumai Express 10 yang karam di Perairan Yu Kecil atau Takong Hiu. Satu kapal tim SAR dari Tanjungpinang nyaris celaka setelah propeler (baling-baling) mesinnya rusak dihajar ombak setinggi lebih dari empat meter.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang R. Bambang Subagyo ketika dihubungi koran ini mengungkapkan, kerusakan yang dialami kapal SAR itu terjadi beberapa saat setelah tim yang dikerahkan di hari kedua pencarian korban tenggelam itu menyisir perairan dekat lokasi kejadian.

"Kapal kami (SAR,red) dihantam ombak. Propelernya rusak ketika bertolak mencari korban," ujar Bambang ketika dikonfirmasi, Senin (23/11).

Masih kata dia, propeler atau baling-baling mesin yang rusak itu masih dapat dikendalikan sehingga kapal dengan tim SAR yang ditugaskan lolos dari terpaan ombak dan angin kencang sejak pagi hari.

Ia juga mengungkapkan, operasi SAR dihari kedua masih terkendala cuaca buruk yang menyulitkan pencarian sisa korban tenggelam baik yang masih hidup maupun yang diduga telah mati. Tinggi gelombang kata Bambang masih berkisar antara 4 hingga meter dan sangat membahayakan bagi usaha pencarian. Namun demikian, pencarian tetap dilakukan hingga batas waktu tutupnya jadwal pencarian.(d/jpnn)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar