Dampak Relaksasi Program Pemerintah, Penjualan LRT CITY Jatibening Capai 60 Persen

Dampak Relaksasi Program Pemerintah, Penjualan LRT CITY Jatibening Capai 60 Persen
Salah satu unit di lot 1 LRT City Jatibening. Foto dok LRT City Jatibening

Windianto menjelaskan LRT City Jatibening merupakan kawasan tata ruang campuran berkonsep TOD, yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti KSO PT Urban Jakarta Propertindo dengan luas 6 hektar.

Selain itu, LRT City juga mengoptimalkan penggunaan angkutan massal LRT dan dilengkapi akses pejalan kaki atau sepeda.

“Konsep hunian bergaya urban resort menjadi nilai plus LRT City Jatibening, di mana penghuni dapat menikmati suasana hijau yang nyaman di tengah ibu kota. LRT City Jatibening juga dilengkapi perbagai fasilitas berupa pedestrian yang nyaman, ruang terbuka hijau yang luas, bicycle track, private garden, sampai commercial area sebagai meeting point dan co-working space,” sebutnya.

Windianto mengungkapkan LRT City Jatibening berada di kawasan strategis di perbatasan Bekasi dan Jakarta.

“LRT City Jatibening merupakan salah satu proyek LRT City yang telah siap huni. Ada dua tower, yakni Tower Accordion yang memiliki 16 lantai ini dibanderol mulai dari Rp500 juta hingga Rp1,1 miliar telah sold out dan sudah diserahterimakan pada 2020,” ujarnya.

Adanya unit-unit ready stock di Tower Accordion ini sekaligus menegaskan bahwa Adhi Commuter Properti menjamin ketersediaan properti bagi konsumen.

Selain itu, LRT City Jatibening juga melakukan pemasaran secara digital untuk menjangkau calon pembeli yang lebih luas lagi.(chijpnn)


Pemberlakuan PPN ditanggung Pemerintah (DTP) ini diterapkan untuk LRT City Jatibening yang siap huni.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News