Dari Mustahik Jadi Muzaki! 59 Peternak Binaan BAZNAS Naik Kelas
jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mencatat pencapaian signifikan melalui program Balai Ternak, yang berhasil mengangkat 59 peternak binaan dari mustahik menjadi muzaki pada awal 2025.
Keberhasilan ini makin menegaskan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program Balai Ternak tidak hanya melahirkan muzaki baru, tetapi juga membantu 335 peternak keluar dari garis kemiskinan dan mencapai kesejahteraan di atas Had Kifayah, yang pada 2024 tercatat sebesar Rp 4,61 juta.
Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya dan menunjukkan efektivitas program dalam meningkatkan taraf hidup penerima manfaat.
Menurut Pimpinan idang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Saidah Sakwan, pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa zakat bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi solusi jangka panjang untuk kesejahteraan berkelanjutan.
“Balai Ternak BAZNAS memberikan dampak besar bagi peternak binaan. Mereka tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga dapat berkontribusi kembali kepada masyarakat dengan menjadi muzaki,” ujarnya, Rabu (26/2).
Sebanyak 59 peternak binaan yang kini menjadi muzaki tersebar di 13 wilayah di Pulau Jawa, termasuk Purworejo, Gresik, Kulon Progo, Garut, Madiun, hingga Bantul.
Dari jumlah tersebut, 38 peternak telah mandiri sepenuhnya, sementara 21 lainnya masih dalam proses pendampingan. Dengan pendampingan intensif yang berlangsung antara 12 hingga 72 bulan, mereka dapat mengembangkan usaha peternakan secara berkelanjutan.
BAZNAS berhasil mengubah 59 peternak binaan jadi muzaki melalui program Balai Ternak.
- Lima Keluarga Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dapat Bantuan Kemanusiaan
- Akulaku Group Kirim Bantuan Pangan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT
- BULOG Tegaskan Siap Menyalurkan Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026
- Penyintas Gempa NTT Dapat Bantuan 550 Paket Selimut dan Alas Tidur
- Tim BTB Lanjutkan Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda
- Peternak Telur Ayam di Sumsel Terjepit, Harga Tertekan hingga Produksi Anjlok
JPNN.com




