Deklarasi TPR, Lahir dari Keresahan atas Pembungkaman Demokrasi Menjelang Pilpres 2024

Deklarasi TPR, Lahir dari Keresahan atas Pembungkaman Demokrasi Menjelang Pilpres 2024
Deklarasi Tim Pembela Rakyat digelar di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin (18/12) kemarin. Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

“Demokrasi ini sudah kembali kepada titik nadir dan itu sangat mengecewakan. Capres nomor 1, 2, 3 yang merasa diintimidasi, lapor kami, kami bela,” tuturnya.

TPR sendiri berharap pemilu bisa dilaksanakan dengan adil. Tak hanya itu, lembaga-lembaga negara juga harus bersikap netral dan tak ditunggangi.

“Harapannya pemilu jurdil. Pemerintah tidak intervensi, pemerintah tidak membela salah satu capres, ASN, TNI-Polri, tidak membela salah satu capres tidak digerakkan untuk memuluskan salah satu capres,” tambah Anggiat. (mcr4/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Sejumlah advokat mendeklarasikan Tim Pembela Rakyat (TPR) yang lahir dari keresahan atas pembungkaman demokrasi hingga diskriminasi menjelang Pilpres 2024.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News