Demokrat Ribut, Ical Mengaku Sedih

Demokrat Ribut, Ical Mengaku Sedih
Demokrat Ribut, Ical Mengaku Sedih
JAKARTA -- Partai Golkar merasa tidak mendapatkan keuntungan politik apa pun dari hiruk-pikuk di internal Partai Demokrat yang dipicu ocehan tersangka kasus dugaan suap pembangunan wisma atlit di Palembang, M. Nazarudin. Malah, Ketum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, merasa ikut sedih.

Pria yang biasa dipanggil 'Ical' itu menyebutkan, berdasarkan hasil survey, elektabilitas Partai Golkar mengalami kenaikan. Kata Ical, kenaikan itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan kasus Nazaruddin.

"Partai Golkar tidak mendapat keuntungan dari masalah itu. Survey naik karena prestasi Partai Golkar," katanya.

Ical menegaskan, bagusnya hasil survey itu bukan karena kisruh di partai lain. Malah, Ical mengaku sedih jika partai lain mengalami kisruh. "Kita sedih kalau partai lain ada kisruh," ungkapnya.

JAKARTA -- Partai Golkar merasa tidak mendapatkan keuntungan politik apa pun dari hiruk-pikuk di internal Partai Demokrat yang dipicu ocehan tersangka

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News