Denmark Open 2021 Jadi Kuburan Para Atlet, Memakan Banyak Korban

Denmark Open 2021 Jadi Kuburan Para Atlet, Memakan Banyak Korban
Tunggal putra India Sameer Verma mengalami cedera saat melawan Tommy Sugiarto. Foto: (Badmintophoto)

jpnn.com, ODENSE - Gelaran Denmark Open 2021 ibarat 'kuburan' bagi para pebulu tangkis.

Banyak di antara mereka berguguran di ajang ini. Bukan cuma lewat pertarungan sehat di atas lapangan, tetapi karena badai cedera yang menghantui sejumlah atlet.

Di partai terakhir, tepatnya di perempat final Denmark Open 2021, Jumat (22/10). Setidaknya tiga perwakilan memilih mengundurkan diri akibat cedera.

Yang pertama ialah ganda campuran Taiwan Lee Jhe Huei/Hsu Ya Ching yang memilih retired alias tidak melanjutkan permainan saat melawan wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

Lee/Hsu yang kalah di gim pertama dengan skor 9-21, kemudian retired di gim kedua saat tertinggal 3-11 dari Dechapol Sapsiree.

Berikutnya ada Sameer Verma (India) yang tak bisa melanjutkan permainan melawan tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto. Sameer memilih retired dan tidak memainkan gim kedua.

Melalui akun instagram pribadinya @sameerv1, tunggal putra India tersebut mengaku agak sedikit kecewa harus angkat koper dari Denmark Open dengan alasan cedera.

"Hmm baiklah. Harus berakhir seperti ini (cedera, red). Ini sudah takdir. Semakin rendah anda terjatuh, semakin tinggi pula anda bangkit. Terima kasih banyak atas dukungannya," tulis Sameer.

Gelaran Denmark Open 2021 ibarat kuburan bagi para pebulu tangkis. Banyak di antara mereka berguguran di ajang ini dengan alasan cedera.