Derbi Manchester Momentum Penting Bagi Solskjaer dan Guardiola

Derbi Manchester Momentum Penting Bagi Solskjaer dan Guardiola
Gelandang Manchester United Fred berduel dengan gelandang Manchester City Kevin De Bruyne (kiri) dalam pertandingan kedua tim di Old Trafford, Manchester, Inggris, 12 Desember 2020. (Pool via REUTERS/Phil Noble).

"Kami tak punya banyak pemain," kata Guardiola kepada Sky Sports seperti dikutip Reuters.

"Tak apa kalau cuma memainkan satu atau dua pertandingan, tetapi jika terus-terusan untuk waktu yang lama, dan Anda hanya bisa menggunakan 14 atau 15 pemain, maka itu lebih menyulitkan."

Ederson, Kyle Walker, Eric Garcia dan Gabriel Jesus absen saat mengalahkan Chelsea karena positif terpapar virus corona, sedangkan Ferran Torres tengah menjalani isolasi mandiri.

Nathan Ake dan Aymeric Laporte absen dalam laga di Stamford Bridge karena cedera.

"Kami harus menyesuaikan diri sebisa mungkin. Kami tidak punya pilihan. Yang penting para pemain yang tertular COVID segera pulih dan pemain lain sebisa mungkin berusaha menghindarinya (COVID-19)," sambung Guardiola.

Pep sudah membuktikan timnya bisa mengakali keterbatasan itu. Sewaktu melawan Chelsea itu City yang biasanya mendominasi penguasaan bola terungguli The Blues dalam soal ini.

Tapi jangan lupa, waktu itu Guardiola memasang strategi baru yang agak bertumpu kepada serangan balik yang super maut.

Skema ini ditopang oleh kuatnya pertahanan mereka yang merupakan satu dari tiga tim Liga Premier selain Liverpool dan Aston Villa yang kebobolan paling sedikit musim ini.

Derbi Manchester menjadi sebuah momentum penting bagi kedua pelatih, Solskjaer dan Guardiola. Begini alasannya..

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News