Di Tempat ini, 27 Warga Terjangkit Flu Singapura

Di Tempat ini, 27 Warga Terjangkit Flu Singapura
Flu Singapura. Foto: dok. Radar Madiun

KETAPANG –Flu Singapura masih merajalela. Kali ini, penderita Flu Singapura ditemukan di Ketapang, Kalimantan Barat. Virus yang mengakibatkan demam dan gatal-gatal itu ditemukan di Kecamatan Sungai Melayu Rayak. Hingga saat ini, Dinas Kesehatan Ketapang mencatat 27 penderita Flu Singapura.

Kepala Bidang Pencegahan, Pemberantasan Penyakit, dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Rustami menyatakan, flu tersebut dikenal juga dengan virus HFMD. Virus itu menyerang kekebalan tubuh dan mengakibatkan demam yang diikuti bintik-bintik merah yang gatal.

''Penderitanya mengalami bintik-bintik merah dan gatal,” kata Rustami.

 Bahkan, jika terlambat mendapatkan pengobatan, bintik-bintik merah bisa menimbulkan nanah. Namun, sebelum itu, penderitanya mengalami panas tinggi. ''Kata orang Ketapang, itu penyakit koreng. Tapi, penyakit tersebut beda dengan koreng,'' jelasnya.

Penderita koreng tidak mengalami demam tinggi seperti penderita Flu Singapura. Selain itu, penderita Flu Singapura menga­lami gatal-gatal di bagian kaki, tangan, mulut, dan sekitar pantat. Hanya, bentuk bintik keduanya hampir sama.

''Dampaknya tidak sampai pada kematian. Namun, penderita mengalami rasa gatal yang cukup kuat,'' ungkap Rustami.

Flu Singapura menyebar melalui virus. Di antaranya, melalui sentuhan secara langsung, air liur, dan bersin. Saat ini semua penderita adalah anak-anak di bawah 10 tahun.

''Kami sudah minta kepada orang tua mereka agar tidak berinteraksi dengan anak atau orang lain dulu selama proses penyembuhan,'' jelasnya.

Jika memang anak itu bersekolah, lanjut Rustami, mereka minta untuk meliburkan dulu. Hal itu bertujuan menghindari peÂnularan virus.

''Jika ada yang terkena penyakit tersebut, kami minta untuk segera dibawa ke puskesmas untuk diobati. Petugas medis dan obat-obatan sudah disiapkan,'' ujarnya.

Selain virus, penyakit gatal-gatal itu dapat disebabkan lingkungan yang kurang bersih. (jay/JPG/c5/diq/flo/jpnn)



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News