Dicari Calon Presiden yang Peduli Dengan Guru Honorer, Bukan Cuma Jago Pencitraan

Dicari Calon Presiden yang Peduli Dengan Guru Honorer, Bukan Cuma Jago Pencitraan
Ketum FGHNLPSI dan perwakilan FGHNI Heti Kustrianingsih bersama murid-muridnya. Foto dokumentasi pribadi for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih makin gencar mengkritisi pemerintah.

Heti kesal lantaran sampai saat ini janji-janji pemerintah untuk mengangkat satu juta guru PPPK pada 2021, sekadar janji manis.

Guru honorer dari Kota Cilegon ini masih ingat jelas peristiwa akhir 2020.

Saat itu dengan bangganya Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengumumkan rekrutmen satu juta PPPK guru pada 2021.

Pengumuman itu dilakukan di Istana Negara, disaksikan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dan sejumlah menteri terkait.

Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan anggaran gaji PPPK guru 2021 sudah dialokasikan Rp 19,1 triliun. 

Hanya saja, sampai saat ini rekrutmen tidak tuntas dan malah menimbulkan masalah. Ada banyak guru honorer yang melampaui passing grade tidak punya formasi.

Sementara yang sudah lulus formasi tahap 1 belum ditetapkan NIP PPPK-nya.

Salah satu pimpinan forum guru honorer mengungkapkan mereka mencari calon presiden yang peduli guru honorer

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News