Digitalisasi UMKM, Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi Dikebut

Digitalisasi UMKM, Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi Dikebut
Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI. Foto: Dokumentasi idEA

jpnn.com, JAKARTA - Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) telah memasuki tahun kedua.

Koordinasi antara pemerintah, pelaku industri digital (e-commerce, perbankan, fintech, logistik) dan para pelaku UMKM yang dijembatani Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dalam menyukseskan Gernas BBI, makin solid.

Pelaksanaan program Gernas BBI selama ini mengusung tema yang berbeda dan promo beragam tiap bulannya.

Gernas BBI melalui pelaksanaan program onboarding dan pendampingan berhasil mendigitalkan setidaknya sembilan juta pelaku UMKM di seluruh platform lokapasar.

Salah satunya lewat platform BeLa (Belanja Langsung) Pengadaan untuk mendorong seluruh instansi agar belanja barang kebutuhan operasional dengan nilai belanja hingga Rp 50 juta per transaksi dari UMKM setempat yang telah terdaftar di platform tersebut.

Deputi Mikro Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman menegaskan komitmen lembaganya untuk mengawal program ini untuk jangka Panjang.

“Pelatihan UMKM secara daring dan luring yang saat ini telah dilakukan dan memberi hasil yang baik, akan terus dilanjutkan,” ujar Hanung.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya menyatakan pihaknya erus melakukan pendampingan dan pelatihan yang menjadi tugas bersama.

Langkah-langkah nyata mulai terlihat hasilnya, antara lain Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif pada triwulan II-2021 yakni sebesar 7,07 persen, di tengah situasi sulit akibat pandemi COVID-19.

Membangun infrastruktur telekomunikasi penting untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI demi digitalisasi UMKM.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News