Dihajar Pajero, Suami-Istri dan Penunggang Ontel Tewas

Dihajar Pajero, Suami-Istri dan Penunggang Ontel Tewas
Dihajar Pajero, Suami-Istri dan Penunggang Ontel Tewas

Uni juga mengatakan kalau dia melihat pengendara Pajero Sport sempat melarikan diri.

"Tidak tahu ke mana. Ada yang bonceng, dia langsung pergi. Namun tidak lama kemudian, datang polisi dan saya lihat pelaku sudah bersama polisi," tuturnya.

Kepala Instalasi Kamar Mayat RSUD Arifin Ahmad, dr Erwin Taslim mengatakan, dari hasil otopsi untuk korban Agustiar, kondisi kepala pecah, kaki kiri patah, dan beberapa luka lainnya. Sementara Dasrini mengalami patah tulang rusuk, kaki sebelah kiri, tangan kanan dan beberapa bagian lainnya.

"Kepala korban yang pecah sudah kami rekonstruksi dan dijahit," ujar dr Erwin.

Sementara itu, saudara kandung Agustiar, Baron tidak menyangka hal tersebut terjadi kepada adik dan iparnya, karena sebelum kejadian dia sempat bertemu.

"Tidak ada tanda-tanda, namun mungkin ajal mereka yang sudah sampai. Kami harus ikhlas dan kami juga minta doa agar almarhum-almarhumah berada di tempat terbaik di sisi Allah SWT," terangnya.

Menurut Baron, kedua korban sudah dikebumikan pada Selasa (21/10) sore di tempat pemakaman umum dekat rumah duka.

"Kami memang bersedih. Tapi inilah kenyataannya, harus kami terima," tambahnya.

PEKANBARU  - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (21/10) pagi. Sebuah mobil Pajero Sport dengan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News