Dipicu Konflik Lahan, Warga Blokir Akses Jalan ke Bandara

Dipicu Konflik Lahan, Warga Blokir Akses Jalan ke Bandara
Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Nagari Tigo Sandiang memblokir ruas jalan KM 15 jalur dua Bypass Padang, Jumat (26/1) (Istimewa)

jpnn.com, PADANG - Ratusan warga kembali memblokir jalan di KM-15, depan Universitas Baiturahmah, Padang, Sumatera Barat.

Kondisi itu membuat arus lalu lintas menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur via Bypass lumpuh sekitar tiga jam.

Warga memblokir jalan dengan cara membakar ban bekas dan kayu di badan jalan.

Jika sebelumnya dilakukan malam hari, kemarin siang jelang Shalat Jumat. Warga mendapat informasi pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Padang bakal mengukur tanah yang diklaim Lehar mamak kepala waris Kaum Maboet.

Pantauan Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Jumat (26/1) sekitar pukul 10.00 hingga 12.30 di lokasi kejadian, ratusan massa membakar puluhan ban bekas dan kayu di badan jalan.

Tak hanya itu, dua buah tiang listrik bekas juga dibentangkan di tengah jalan. Kondisi tersebut, membuat pengendara yang melintas terpaksa memilih jalur alternatif.

Pasukan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumbar, Sabhara Polresta Padang pun meluncur ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Warga yang sedang menunggu kedatangan petugas BPN, serentak menyerang saat pasukan Brimob masuk ke lokasi.

Terlihat satu mobil Brimob diserang dan diminta mundur oleh masyarakat yang sedang memblokir jalan. Massa juga mengejar sepeda motor Brimob hingga seluruh pasukan Brimob mundur.

Ratusan warga kembali memblokir jalan di KM-15, depan Universitas Baiturahmah, Padang, Sumatera Barat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News