Direktur NOI: Bantuan Kepada Warga Terdampak Covid-19 Harus Cepat, Tepat dan Transparan

Direktur NOI: Bantuan Kepada Warga Terdampak Covid-19 Harus Cepat, Tepat dan Transparan
Direktur Nusantara One Institut Gustaf Tamo Mbapa. Foto: Dokpri for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Nusantara One Institute (NOI) Gustaf Tamo Mbapa mengatakan bantuan kepada kepada warga miskin dan kelompok masyarakat terdampak Covid-19 perlu disampaikan secara terbuka melalui media Televisi atau share melalui WhatsApp (WA) penerima bantuan setiap provinsi. Termasuk warga terdampak kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan imbaun Stay at home.

“Jadi Gugus Covid-19 tidak hanya menyampaikan jumlah pasien positif Covid-19, pasien sembuh maupun korban meninggal,” ujar Gustaf dalam keterangan persnya, Rabu (15/4).

Menurut Gustaf, bantuan kepada warga miskin dan pekerja harian harus lebih cepat, tepat dan transparan agar beban hidup tidak besar.

“Kami apresiasi sikap Presiden Jokowi yang serius menangani pendemi Covid-19,” kata Gustaf yang juga Alumnus Magister Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) ini.

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik ini berharap Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-10 bersama para menteri, gubernur, bupati/Wali kota, camat dan kepala desa untuk sungguh-sung melakukan tindakan preventif dan tindakan kuratif secara profesional guna menyelamatkan nyawa manusia akibat virus corona.

Gustaf juga menyampaikan apresiasi atas sikap solidaritas sejumlah Komunitas seperti jaringan NU dan Muhammadyah, Forkoma PMKRI, Pemuda Katolik, PMKRI, Jaringan Katolik dan Komunitas lainnnya yang ikut membantu warga terdampak covid-19

Selai itu, Gustaf mengapresiasi atas solidaritas partai politik ikut membantu warga terdampak Covid-19 antara lain Partai Demokrat, Nasdem, Golkar, PKS, Gerindra, PDIP, PKB, PAN, PPP, Perindo, Hanura, PSI, PBB.(fri/jpnn)

Menurut Gustaf, bantuan kepada warga miskin dan pekerja harian harus lebih cepat, tepat dan transparan agar beban hidup tidak besar.


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News