Dirjen IKP: Pendekatan Agama Percepat Diseminasi Informasi Penganggulangan Covid-19

Dirjen IKP: Pendekatan Agama Percepat Diseminasi Informasi Penganggulangan Covid-19
Tetap waspada dan disiplin protokol kesehatan meski terjadi penurunan kasus Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersepakat menilai diperlukan pendekatan melalui agama, terkait percepatan diseminasi informasi mengenai penanggulangan Covid-19.

"Diseminasi informasi juga diharapkan bisa mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional demi pencapaian target yang diharapkan," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemkominfo Usman Kansong, dalam Workshop bertema Bangkit dari Covid-19 dengan Nalar dan Aksi Bersama Berlandaskan Nilai-nilai Islam dan Fatwa MUI, Minggu, (7/11).

Dalam sambutannya, Usman mengatakan kegiatan ini juga diharapkan bisa memperlancar arus informasi dengan diperkuat oleh fatwa-fatwa yang sesuai dengan isu terkait, serta memperkuat kebersamaan kolaborasi untuk membangun optimisme antar elemen masyarakat.

Hal ini, jelas Usman, tentu bukan perkara mudah mengingat literasi masyarakat Indonesia yang masih minim.

“Kita harus yakin dan percaya bahwa dengan saling bergandengan tangan saling mendukung program ini dapat berjalan dengan baik. Program vaksinasi dan terus menjaga protokol kesehatan bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Majelis Ulama Indonesia Mabroer MS mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan MUI untuk menopang penyelesaian penanganan Covid-19 secara simultan baik lahir maupun batin.

“Kalau di MUI ada 5M, bukan 3M lagi. Tidak cukup hanya memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tetapi ditambahkan dengan menaati ulama dan menaati umara,” serunya.

Ditambahkan Mabroer, hal tersebut menjadi bukti bahwa ada sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) yang menjadikan keduanya sebagai mitra strategis, bukan partner.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersepakat menilai diperlukan pendekatan melalui agama, terkait percepatan diseminasi informasi mengenai penanggulangan Covid-19.