Dirjen Nunuk Suryani Pastikan Masalah Honorer Tidak Tuntas Tahun Ini
jpnn.com - JAKARTA -- Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Dirjen GTK Kemendikbudristek) Nunuk Suryani memastikan masalah honorer tidak akan tuntas tahun ini.
Penyebab utamanya ialah karena banyaknya formasi PPPK 2024 yang kosong akibat minimnya usulan dari pemerintah daerah (pemda).
Menurut Dirjen Nunuk, kebutuhan formasi guru PPPK 2024 sebanyak 419.146.
Namun, usulan pemda tidak sampai 50 persen dari total kebutuhan formasi tersebut.
Data GTK Kemendikbudristek mencatat usulan pemda hanya 170.649.
Usulan itu terdiri dari 150.031 untuk formasi PPPK dan 20.618 CPNS.
"Artinya, masih terdapat kekurangan sebanyak 248.497 formasi dari seluruh kebutuhan formasi guru PPPK sebanyak 419.146 formasi," kata Dirjen Nunuk Suryani dalam buka bersama Fortadikbud di kantor Kemendikbudristek, Jumat (22/3).
Dia mengungkap bagaimana upaya pemerintah dalam tiga tahun terakhir untuk memenuhi kebutuhan guru ASN melalui jalur pengangkatan honorer.
Dirjen Nunuk memastikan masalah honorer tidak akan tuntas tahun inikarena ada penyebab utamanya
- Tendik Berstatus PPPK Paruh Waktu Harus Berjuang demi Hak Setara Guru
- Bali Menghadapi Masalah Kekurangan Guru, Layanan Pendidikan Bisa Terganggu
- Guru Honorer Terdata di Dapodik Aman, Kekurangan Diisi Lewat Seleksi CPNS dan PPPK
- Purbaya Siapkan Skema Agar Pemda Bisa Berutang ke SMI, Bayarnya Pakai DBH
- Program Baru Kemendikdasmen untuk Guru, Dirjen Nunuk: Jangan Lewatkan Kesempatan Ini
- Batalkan Demo, 10 Pimpinan Forum PPPK Pilih Serahkan Data kepada Dasco
JPNN.com




