Dirut PLN Tinjau PLTU Perak

Dirut PLN Tinjau PLTU Perak
Dirut PLN Dahlan Iskan saat berkunjung ke PLTU Tanjung Perak, kemarin. Foto: M Nasaruddin Ismail
PLTU Tanjung Perak dinilai boros. Setiap hari, pembangkit listrik itu menghabiskan BBM sebanyak 550 KL. Seandainya pembangkit yang menggunakan BBM itu diganti dengan PLTU, PLN bisa menghemat Rp 7 triliun per tahun.

’’Kalau mau dipertahankan dengan alasan karena cikal bakal pembangkit listerik di Surabaya, apa untungnya dibandingkan dengan pemborosan sekian besar tiap tahun. Kan rugi besar bila dipertahankan,’’ ujar Dahlan. Namun, khusus unit III dan IV, ada kemungkinan tetap dipertahankan, bila dialihkan menjadi PLTG. ’’Kalau bisa diganti dengan tenaga gas, saya juga setuju untuk dipertahankan,’’ ujar kakek lima cucu tersebut. (din)


SURABAYA- Usia pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Perak yang merupakan cikal bakal pembangkit listrik di Jawa Timur tinggal menghitung


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News