DKI Jakarta Punya Tim Pemburu Covid-19, Ada TNI, Polri dan Satpol PP

DKI Jakarta Punya Tim Pemburu Covid-19, Ada TNI, Polri dan Satpol PP
Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat memberikan keterangan kepada awak media di Lapangan Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (4/12) sore. Foto: Fransikus Adryanto Pratama/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Tim Pemburu Covid-19 atau Covid-19 Hunter resmi diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman dan Pjs Sekda Provinsi DKI Sri Haryati yang mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam kesempatan itu Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman berpesan agar petugas berani mengambil keputusan. 

"Kalian jadi pemimpin itu cirinya hanya satu, berani mengambil keputusan. Kalau keputusan itu benar berarti bagus, kalau salah masih bagus daripada tidak berani sama sekali. Lanjutkan," tegas Dudung saat telekonferensi dengan polres-polres wilayah hukum Polda Metro Jaya, Jumat (4/12).

Menurut Dudung, Tim Pemburu Covid-19 ini merupakan sinergi antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memerangi setiap ada pelanggaran-pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh masyarakat.

Apalagi saat ini kasus Covid-19 yang sempat mengalami penurunan, kembali tinggi lagi.

"Kasihan ini negara kita sudah kehilangan Rp 690 triliun lebih hanya untuk mengurusi Covid-19," kata Dudung.

Padahal, lanjut Dudung, pihaknya bersama Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satgas telah melakukan upaya pencegahan, persuasif dan penegakan hukum.

Tim Pemburu Covid-19 ada di setiap polres yang berada dalam naungan Polda Metro Jaya. Setiap tim beranggotakan 30 orang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News