Dokter Priguna Bawa Obat Bius Sendiri untuk Memperdaya Para Korbannya
jpnn.com, BANDUNG - Dirreskrimum Polda Jawa Barat Kombes Surawan mengungkapkan pelaku pemerkosaan dokter Priguna Anugerah Pratama membawa obat bius sendiri untuk memperdaya para korbannya.
Hal itu berdasarkan pemeriksaan oleh penyidik guna mengungkap kasus pemerkosaan yang menggegerkan itu.
“Masih kami dalami bersama dengan rumah sakit terkait penggunaan obat-obatan. Sementara katanya bawa sendiri,” kata Surawan saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (17/4/2025).
Selain pendalaman asal-usul obat-obatan, penyidik juga melakukan pemeriksaan psikologi hingga tes toksikologi.
Pemeriksaan psikologi untuk memperkuat temuan alat bukti hingga kecenderungan seksual atau fetish yang dialami Priguna.
“Penanganan dokter PAP (Priguna) kemarin kamis sudah lakukan tes psikologi terhadap yang bersangkutan, gabungan (dengan) psikologi forensic, dari UPTD juga, dan psikologi kepolisian Polri,” jelasnya.
Kata Surawan, hasil tes psikologi masih dalam analisa petugas, begitu juga uji toksikologi dan DNA.
“Tes DNA kami masih menunggu sampai saat ini, kami belum dapatkan hasilnya. (Toksikologi) juga sama, semua sedang diuji di sana, hasil swab, uji DNA semua sedang dilakukan,” jelasnya.
Polisi mengungkapkan pelaku pemerkosaan dokter Priguna Anugerah Pratama membawa obat bius sendiri untuk memperdaya para korbannya.
- 3 Korban Kekerasan Seksual Dokter Priguna Terima Restitusi Rp 137 Juta
- Majikan Pelaku Pemerkosaan Karyawan di Makassar Ditangkap Polisi
- Dokter Priguna Divonis 11 Tahun Penjara, Ada juga Uang Restitusi
- Dokter Cabul RSHS Bandung Priguna Dituntut 11 Tahun Penjara
- Dokter Cabul Priguna Didakwa Pasal Kekerasan Seksual, Terancam 12 Tahun Penjara
- Kemenkes Aktifkan Lagi Residensi Prodi Anestesi Unpad
JPNN.com




