Dokter Reisa Sampaikan Kabar Buruk soal Omicron, Ayo Patuhi Aturan PPKM

Dokter Reisa Sampaikan Kabar Buruk soal Omicron, Ayo Patuhi Aturan PPKM
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan kabar terkini soal pencegahan varian Covid-19 Omicron. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden-Kris/pri.

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan kabar terkini soal pencegahan varian Covid-19 Omicron.

Dokter Reisa membebekan Omicron sudah masuk kawasan ASEAN.

"Laporan berita menyatakan negara tetangga kita di ASEAN pun sudah ada yang melaporkan mendeteksi varian ini. Lalu bagaimana caranya? Mari kita dukung pemerintah untuk mengatur perjalanan luar negeri, menerapkan karantina yang sesuai dan patuh peraturan PPKM selama libur Natal dan Tahun Baru," kata Reisa dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta pada Jumat.

Pemerintah telah mengetatkan aturan perjalanan dan aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Salah satunya adalah PPKM Level 3 yang mulai berlaku 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2021.

Surat Edaran (SE) Satgas COVID-19 Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Selama Periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) juga mengetatkan perjalanan dan aktivitas masyarakat.

Pemerintah juga mengetatkan masa karantina bagi warga negara asing dan penduduk Indonesia menjadi 10 hari dari sebelumnya tujuh hari.

Pemerintah juga menutup pintu bagi 10 negara yang dianggap memiliki varian Omicron.

Oleh karena itu, Duta Adaptasi Kebiasaan Baru menegaskan agar setiap individu dapat mendukung usaha tersebut dengan tetap melakukan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas terutama di masa jelang Natal dan Tahun Baru.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan kabar terkini soal pencegahan varian Covid-19 Omicron.