Dokter Spesialis Kejiwaan Ungkap Kondisi Timses yang jadi Pasiennya, Ya Ampun

Dokter Spesialis Kejiwaan Ungkap Kondisi Timses yang jadi Pasiennya, Ya Ampun
Warga menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 di TPS 35, Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/2). Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com - PONOROGO - Sejumlah anggota tim sukses (timses) dan petugas pemungutan suara pada Pemilu 2024 di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengalami stres akut.

Stres akut pasca-pemungutan suara Pemilu 2024 itu ditandai gejala mual, pusing, hilang nafsu makan hingga sulit tidur.

Fakta ini disampaikan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSUD dr. Harjono Ponorogo, dr. Andri Nurdianasari mengacu data kunjungan pasiennya yang berlatar timses ataupun KPPS/PPS/PPK di Ponorogo, Jawa Timur.

"Totalnya ada sekitar 10 orang yang sudah konsultasi ke kami. Ada yang ke (tempat) praktik ada yang ke RS, macam macam ada yang timses ada juga yang PPK," kata dr. Andri, Jumat (23/2).

Dokter Andri mengatakan, mereka rata-rata konsultasi kondisi psikis yang dialami pascapencoblosan.

Beberapa pasien berlatar timses bahkan ada yang mengalami gejala paranoid, yang ditandai dengan munculnya rasa khawatir berlebihan bahkan mengarah pada munculnya rasa takut.

Dokter Andri menjelaskan dari hasil diagnosis serta konsultasi yang dilakukan mayoritas mereka mengalami tidak bisa tidur (insomnia), kehilangan nafsu makan, sakit perut, mual, dan pusing.

"Kalau timses awalnya karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan, kalau KPPS itu karena beban kerja selama ini. Ada juga yang sampai paranoid," ujarnya.

Seorang dokter spesialis kejiwaan di Jawa Timur mengungkap kondisi tim sukses alias timses yang jadi pasiennya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News